Liturgi Tahun C




BACK TO ST.THOMAS KEPAYAN

Pesta Bunda Maria

Kata Pembukaan:
Pada Bunda Maria yang amat indah adalah imannya dan bahawa ia terpilih menjadi Bunda Penebus.Bahkan ia dipilih dan menerima pilihan itu,memungkinkan Allah menjadi  Allah-berserta-Kita,Emanuel dalam diri Yesus.Bagi Bunda Maria pun sebenarnya segala-galanya belum jelas.Namun ia menjawab juga,”jadilah pada ku menurut perkataan mu itu.”Maka Bunda Maria adalah Bunda kita bersama.Perayaan ekaristi pada tahun baru ini dapat pula merupakan jawaban kesanggupan kita kepada Tuhan.Dalam erti demikian kita dapat saling menyampaikan “SELAMAT TAHUN BARU”.

Hari Minggu Palma



Minggu Sengsara

# Umat berkumpul di luar Gereja dengan membawa daun palma.Imam masuk dengan pakaian merah diantara para putera altar dan disambut.


Antifon Pembukaan :
Terpujilah Putera Daud !
Terberkatilah Dia yang datang atas nama Tuhan !
Terpujilah Yang Mahatinggi !

Pembacaan :
1. Yes 50 : 4-7 'Aku tidak memalingkan wajahku dari cercaan dan aku yakin takkan dipermalukan."
2. Flp 2 : 6-11 " Yesus merendahkan diri,maka Allah mengagungkan-Nya."
3. Luk 22 : 14-23:56

Pengantara Injil :
"Kristus sudah taat sampai wafat,wafat di salib.Dari sebab itulah Allah mengagungkan Yesus.Nama yang paling luhur dianugerahkan kepada-Nya.

Antarabacaan :
R : Allah ku,ya Allah ku,mengapa aku Kau tinggalkan?

1. Semua yang melihat aku mengolok-olok aku,mereka mencibirkan bibir dan menggelengkan kepala,"Biar Tuhan meluputkannya,biar Tuhan melepaskannya,kalau Tuhan memang menaruh perhatian.

2. Seperti anjing musuh mengerumuni aku,geromolan penjahat mengepung aku.Mereka menusuk tangan dan kaki ku,segala tulang ku dapat ku hitung.

3. Mereka membahagi-bahagikan pakaian ku diantara mereka dan membuang undi atas jubah ku.Tetapi Tuhan,Engkau janganlah jauh;kekuataan ku,bergegaslah menolong aku.

4. Maka aku akan memasyhurkan nama Mu kepada saudara ku dan memuji Engkau di tengah-tengah umat.Hai orang takwa ,pujilah Tuhan,segenap keturunan Yakub,muliakan Tuhan,gentarlah terhadap-Nya,hai segala keturunan Israel.

Pengantar Injil :
"Kristus sudah taat sampai wafat,wafat di salib.Dari sebab itulah Allah mengagungkan Yesus.Nama yang paling luhur dianugerahkan kepada-Nya.

Hari Minggu Paska (Easter Sunday)

Menghayati Ekaristi dalam Hidup

Kebangkitan Yesus membuka masa depan yang cerah.Para rasullah jaminan.Sebab merekalah saksi-saksi otentik kita.Hidup orang berada di tengah-tengah kejadian yang selalu baru dan paripurnanya dalam kemuliaan.Sementara itu iaitu masa Gereja - kita hidup dalam kegelapan iman.Kita bertumpu pada kesaksian mereka yang melihat dan percaya.Kita pun menjadi tanda-tanda hidup kekuataan kebangkitan yang dikerjakan oleh Roh Kudus di dalam Gereja Nya.Seturut teladaan murid terkasih.Kristus hendaknya kita menyesuaikan diri dengan Yesus yang telah bangkit dalam cinta kasih dan iman kita.

Pengantar Injil
Alleluia...Alleluia...Mari kita merayakan perjamuan Paska sebab Yesus Kristus sudah dikorbankan.

Antarbacaan
R : Inilah hari yang diagungkan Tuhan.Marilah kita rayakan dengan gembira.

1. Bersukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik,kekal abadi kasih setianya.Hendaklah Israel berkata,kekal lah Islam setianya

2. Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik,kekal anadi kasih setia-Nya.

3. Tuhan bertindak dengan tangan kuat,tangan Tuhan mahakuasa.Aku tidak akan mati,aku tetap hidp untuk mewartakan karya-karya Tuihan.

4. Batu yang dibuang oleh para pembangun telah menjadi batu sendi.Karya Tuganlah itu yang sangat menggaumkan kita.

Minggu Paska ke 2

Kata Pembukaan :

Kalau Tuhan sudah memutuskan mau menghimpunkan kita semua di hadapan-Nya,maka dosa kita,ketidak setiaan kita dan segala kekurangan kita dalam cinta kasih,takkan dapat membatalkan perjanjian itu.Misteri dan anugerahkan itu telah ditunjukkan oleh Allah dalam wafat dan kebangkitan Kristus.Bagi kita yang berkumpul di sini di hadapan Yesus tinggallah tugas untuk bertahan dalam Tuhan.Kita pun diundang ikut serta dalam wafat dan kebangkitan-Nya sebab tanah air kita adalah surga.

Antarbacaan :
R : Tuhanlah cahaya dan penyelamat ku.
# Tuhanlah cahaya dan penyelamat ku,siapa kan ku takuti?Tuhanlah benteng hidupku siapa kan ku gentari?
# Tuhan,dengarkanlah suara seruan ku,kasihanilah aku dan kabulkanlah doa ku.Seturut sabda Mu ku cari wajah Mu.
#Wajah Mu ku cari ya Tuhan,janganlah Kau sembunyikan wajah Mu daripadaku,janganlah hamba Mu Kau tolak dengan murka.Sebab Engkau penolong ku,jangan membuang aku.
#Aku yakin akan merasa kebaikan Tuhan,selagi aku masih hidup.Berharaplah kepada Tuhan,teguhkan dan kuatkanlah hati mu.Berharaplah kepada Tuhan.

Pengantar Injil :
"Dari awan yang bercahaya,terdengarlah suara Bapa,Inilah Putera kesayangan Ku.dengarkanlah dia."

Menghayati Ekaristi Dalam Hidup :
Atas dorongan Kristus dan desakan Roh Kudus,unat Kristian berubah wajahbya lambat laun sepanjang sejarah.Sakramen-sakramen digunakan oleh Kristus sebagai kenyataan-kenyataan duniawi yang memancarkan nilai-nilai surgawi untuk mengubah wajah Gereja itu dengan menggoreskan garis-garis wajah ilahi.Hal itu terjadi terutama dalam penciptaan baru atau pembaptisan,Pengurapan dengan minyak Krisma dan rezeki surgawi ekaristi.Ketiga sakramen ini menguduskan orang kristian dalam hidup baru,di mana ia ikut serta dalam karya penyelamatan dengan segala suka dan dukanya.

Minggu Paska ke 3

Kata Pembukaan :

Bila kita tiap hari Minggu bertemu di sini ,adalah kerana diundang oleh Kristus sendiri.Dialah yang menyediakan segala sesuatu seperti yang terjadi di tepi Danau Genesaret menurut Injil hari ini.Mula-mula para murid tidak mengenal-Nya tetapi iman mereka mengingatkannya.Semoga perayaan ekaristi ini merupakan ungkapan iman kita akan Tuhan,pemimpin sejarah dan akan Yesus Kristus,Putera-Nya yang mengajak kita mati terhadap diri kita dan membagi rezeki bersama.

Pembacaan :

1. Kis 5 : 27b-32.40b-41 "Kami dan Roh Kudus adalah saksi hal-hal ini.'
2. Why 5 ; 11-14 " Pantaslah Anak Domba yang disembelih itu menerima kuasa dan kemegahan."
3. Yoh 21 : 1-19 "Yesus mengambil roti dan ikan serta memberikannya kepada para murid."

Antarbacaan :

R - Aku akan memuliakan Dikau ya Tuhan sebab Engkau membebaskan daku

# Aku akan memuliakan Dikau ya Tuhan sebab Engkau membebaskan daku dan tidak membiarkan musuh bersukacita atas kemalangan ku.Hidup ku telah Kau selamatkan dari alam maut ya Tuhan,nyawa ku Kau bebaskan dari liang kubur.

# Bernyanyilah bagi Tuhan,hai orang yang dikasihi-Nya,persembahkan syukur kepada nama-Nya yang kudus.Sesaat saja tuhan murka,tetapi baik hati seumur hidup, demalaman saja aku menangis,fajar membawa suka cita.

# Dengarkanlah ya Tuhan,kasihanilah aku,Tuhan,jadikan penolong bagi ku.Ratap ku Kau jadikan tarian gembira.Tuhan Allah ku,Engkau ku puji selama-lamanya.

Pengantara Injil :
# Alleluia...Alleluia....Tuhan Yesus,terangkanlah Kitab Suci dan kobarkanlah hati kami bila mendengar sabda Mu...Alleluia...Alleluia.


Menghayati Ekaristi dalam Hidup

Berkat Roh Kudus para rasul menemukan sesuatu pada diri Yesus yang telah bangkit.Mereka melihat sumber keselamatan yang tidak akan habis-habisnya ditimba.Tentang hal itu mereka menjadi saksi mata dan demikian pula penganti-penganti Petrus selanjutnya.Tetapi bukan hanya bagi kelompok kecil terpilih saja,melainkan juga bagi semua orang.Hal itu merupakan jawaban atas harapan mereka akan keselamatan.Orang Kristian tidak mau pula menjadi budak hukum.Yang penting ialah membiarkan diri dibawa Roh cinta kasih dan kebebasankebebasan untuk membangun masyarakat persaudaraan yang berdoa di tengah-tengah hidup manusia.

Minggu Paska ke 4

Kata Pembukaan ;

Kita semua merasakan dalam diri kita hasrat manusia akan kebahagian.Kalau kita percaya akan Putera Allah yang telah hidup sebagai manusia seperti kita,maka hal itu pada hakikatnya tidak dapat terlepas dari hasrat untuk bahagia.Bacaan Injil hari ini dimaksud sebagai pedoman penunjuk jalan.sebagai domba-domba kita ini mulik Sang Gembala yang mengenal kita dan kita ikuti sebab kita telah menyerahkan diri kita kepada-Nya.

Pembacaan :

1. Kis 13 :14.43-52 " Kini kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain."
2. Why 7 ; 9.14b-17 " Anak domba akan memimpin dan mengantar mereka ke sumber hidup."
3. Yoh 10 : 27-30 "Aku memberikan hidup abadi.'


Antarbacaan :
R _ Kita ini umat-Nya dan domba gembalaan-nya.

#Bersorak-soraklah bagi Tuhan,hai seluruh bumi,berbaktilah kepada-Nya dengan gembira.Marilah menghadap Tuhan dengan sukaria.

#Ketahuilah bahawa Tuhan itu Allah.Dialah pencipta dan kita milik-Nya,kita umat-Nya,domba gembalaan-Nya.

# Sebab Tuhan itu baik.Cinta kasih-Nya tetap selama-lamanya dan kesetiaan-Nya turun-temurun.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup.

Umat Allah berkembang menjadi Gereja bukan berdasarkan kebangsaan,kebudayaan atau perbedaan klas.Tapi pengikatnya ialah iman.Kerana keyakinan bahawa pemimpinnya adalah Sang Allah Manusia,maka mereka bersatu.Tergerak oleh iman yang sama itu,mereka selalu mendengarkan sabda Allah yang menjadi pegangan hidupnya dan berusaha menanggapi sabda itu dengan penyerahan diri sepenuhnya agar dapat membangun dunia yang penuh cinta kasih.Dengan mantap mereka berjalan menuju hari depan yang cerah dan kekal.

Minggu Paska ke 5

Kata Pembukaan :

Dewasa ini kita sering mengharapkan agar pimpinan Gereja lebih banyak menghubungi umat biasa.Demikianlah yang dikerjakan oleh Paulus menurut bacaan pertama.Bila kita mengharapkan agar gereja-gereja kita lebih terbuka dan lebih luas arahnya,maka tak boleh kita lupakan bahawa keinginan itu harus dijiwai oleh cinta kasih yang besar.Barulah kemudian kita dengan jujur menhgarapkan langit baru dan bumi baru.

Antarbacaan :

R _ Aku mengagungkan Dikau ya Allah Raja ku,aku memuliakan nama Mu selama-lamanya.

# Tuhan itu pengasih dan penyayang,lambat akan murka dan besar kasih setia-Nya.Tuhan baik terhadap semua orang,penuh kasih setia terhadap segala ciptaan-Nya.

# Ya Tuhan,semoga segala karya Mu bersyukur kepada Mu dan semua kekasih Mu memuji Engkau.Semoga mereka mengumumkan kerajaan Mu yang mulia dan mewartakan keperkasaan Mu.

# Semoga mereka menyiarkan kejayaan Mu kepada umat manusia dan memaklumkan kerajaan Mu yang semarak mulia. Kerajaan Mu berlangsung selama-lamanya dan pemerintahan Mu turun-temurun.

Pembacaan :

1. Kis 14 : 21b-27 " Mereka menyampaikan kepada umat segala sesuatu yang telah dikerjakan Allah dengan perantaraan mereka."

2. Why 21 : 1-5a "Allah akan mengeringkan segala air mata dari mata mereka ."

3. Yoh 13 : 31-33,34-35 "Perintah baru Ku berikan kepadamu,agar kamu saling menaruh cinta kasih."

Menghayati Ekaristi dalam Hidup

Gereja pada hakikatnya berdasarkan kehadiran Kristus yang telah bangkit.Kehadiran itu tak tampak,rohani dan umum tetapi mesra bagi semua orang.Tanda-tanda yang menyatakan hal itu.Dengan tanda-tanda itu ia berkarya dan memancarkan sinarnya.Cinta kasih antara mereka adalah ciri khas orang Kristian.Pada sesamanya diketemukan cinta kasih Kristus yang meresapi dunia dengan hidup baru.Melalui mereka Kristus lambat laun mengubah dunia sampai Allah ,cinta kasih sejati,menjadi segalanya bagi semuanya.

HARI RAYA PENTEKOSTA




Antifon Pembukaan :
*Roh Tuhan memenuhi seluruh dunia.Dialah yang menyatukan segala sesuatu dan memahami setiap tutur bahasa.Alleluia.

Kata Pembukaan :
Lima puluh hari sesudah Paska,orang Yahudi merayakan Pentekosta sebagai hari diundangkannya hukum Taurat.Kita sekarang merayakannya sebagai anugerah Roh Kudus kepada Gereja.Roh yang diutus oleh Kristus dari Bapa akan mengingatkan kita mengenal dari dalam apa yang diajarkan dari luar mengenai iman kita.Maka kita lalu dapat memberi kesaksian atas Kristus yang telah bangkit dan dapat berdoa bersama para rasul."Tuhan kami dan Allah kami".

Pembacaan :
1. Kis 2 : 1-11 "Semua dipenuhi Roh Kudus dan mulai berbicara".
2. Rm 8:8-17 " Semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah anak Allah."
3. Yoh 20 : 19-23 " Sama seperti Bapa mengutus Aku,demikian juga sekarang Aku mengutus kamu".

Antarabacaan :
R : urtuslah Roh Mu ya Tuhan dan baharuilah muka bumi.
* Pujilah Tuhan hai hati ku !
Tuhan Allah ku,betapa agung Engkau !
Betapa banyaknya karya Mu ya Tuhan,
bumi penuh dengan ciptaan Mu.
* Bila Engkau mengambil Roh Mu,matilah semua dan kembali menjadi debu.
Utuslah Roh Mu,maka terciptalah mereka kembali
dan Engkau membaharui muka bumi.
* Semoga kemuliaan Tuhan tetap selama-lamanya,
semoga Tuhan bergembira atas karya-Nya.
Semoga Tuhan berkenaan akan lagu ku !
Sungguh,Tuhanlah sukacita ku.


Menghayati Ekaristis dalam Hidup

Sejak permulaan sejarah penyelamataan Tuhan hanya bertujuan satu:membekali semua orang dengan iman (Kel 12:3;17:4 dsl;Ul 26:3;Ibr 11:12).Perlaksanaan rencana itu yang ditujukan kepada semua orang,dipercayakan kepada satu bangsa yang dipersatukan dengan perjanjian di Sinai.Pentekosta baru mengambil alih tuntutan panggilan itu seutuhnya.Benih-benih keselamataan harus ditumbuhkan oleh Roh sampai saat panenan.Tuhan telah melaksanakan,kini tiba giliran manusia.Manusia harus ikut serta mengerjakan rencana Allah didalam Gereja.Berkat usaha kerasulan umat yang dijiwai oleh Roh Kudus,lambat laun Tuhan membawa manusia kepada Kesatuan-Nya.Disitulah Tuhan menjadi segala-galanya bagi semua orang.

Hari Minggu Trinitas (Trinity Sunday)



Kata Pembukaan :
Kita dibaptis "demi nama Bapa dan Putera dan Roh kudus".Pada saat itulah kita persembahkan diri kita kepada Tritunggal Mahakudus.Maka seluruh hidup kita hendaknya kita arahkan kepada Bapa,kita serahkan kepada Putera dan dijiwai oleh Roh Kudus.Maka setiap perayaan ekaristi dan terutama pada hari raya Tritunggal Mahakudus ini hendaknya mendorong dan membangkitkan ghairah kita untuk membina kesatuan,memupuk kerukunan di tengah masyarakat kita seperti yang terdapat pada Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

Pembacaan :
1) Kel 34:4b-6,8-9 " Engkaulah Tuhan,Allah pengasih dan penyayang,sabar hati dan berlimpah kasih setia Mu."

2) 2Kor 13:11-13 " Rahmat Yesus Kristus,cinta kasih Allah dan persatuan Roh Kudus."

3) Injil - Yoh 3:16018 " Allah mengutus Putera-Nya untuk menyelamatkan dunia."

Pengantar Injil :
Kemuliaan kepada Bapa dan Putera dan Roh Kudus kepada Allah yang ada sejak dahulu,sekarang dan sepanjang masa mendatang.

Antarbacaan :
R : Allah yang mahamulia,kepada Mulah pujian selama segala abad.

* Terpujilah Engkau,ya Tuhan Allah leluhur kami,kepada Mulah pujian selama segala abad.Terpujilah nama Mu yang mulia dan kudus,kepada Mulah pujian selama segala abad.

* Terpujilah Engkau dalam bait-Mu yang mulia dan kudus,kepada Mulah pujian selama segala abad.

* Terpujilah Engkau yang mendugai samudera raya dan bersemayam di atas singgasana kepada Mulah pujian selama segala abad.

* Terpujilah Engkau di bentangan langit,kepada Mulah pujian selama segala abad.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Kristus yang disalib telah mewahyukan kepada kita siapkan Tuhan itu sebenarnya.sepanjang sejarah keselamatan telah berkali-kali Tuhan mewahyukan diri.Tetapi semunya itu masih merupakan persiapaan.Hanya Kristuslah Putera tunggal-Nya yang dapat mengajar kita bahawa Allah itu Bapa kita dan Roh Kudus yang dicurahkan kepada kita serta tinggal pada kita selalu berbicara didalam hati kita.Cinta kasih Bapa itu terungkap dalam Gereja.Maka giliran kitalah memperlihatkan cinta kasih kepada sesama kita.Hal itu kita lakukan dalam menaruh cinta kasih kepada sesama dengan kekuataan Roh Kudus.

Hari Raya TUBUH dan DARAH KRISTUS (Tahun A-B-C)



Kata Pembukaan:

Sejak Yesus pada perjamuan malam terakhir bersabda,"Lakukanlah ini untuk mengenangkan Daku",maka setiap kali kita merayakan ekaristi.Bila kita makan tubuh-Nya dan minum darah-Nya,kita ikut serta dalam hidup,wafat dan kebangkitan-Nya.Kerana roti itu satu,maka kita bersama-sama merupakan satu tubuh.Dengan makan roti kehidupan dan minum darah keselamatan,kita kenangkan dengan rasa syukur bahawa Yesus telah mengorbankan diri-Nya seutuhnya bagi kita dan kini hidup dalam kemuliaan di sisi Bapa serta tetap menjadi pengantara kita.Semoga pertemuan kita bersama Yesus ditandai pula oleh cinta kasih.

Pembacaan :
1. Kej 14:18-20 "Melkisedek mempersembahkan roti dan anggur"
2. 1 Kor 11 : 23-26 " Setiap kali kamu makan roti ini dan minum dari piala ini,kamu mewartakan wafat Tuhan".
Injil : Luk 9 : 11b-17

Pengantara Injil ;
Alleluia..Alleluia...Akulah roti yang turun dari syurga.Barangsiapa makan roti ini akan hidup selama-lamanya.Alleluia..Alleluia

Antarbacaan :
R : Engkaulah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya.
* Tuhan bersabda kepada Baginda,"dudulah di sisi kanan Ku,sampai musuh-musuh mu Ku jadikan tumpuan kaki mu."

* Tuhan meluaskan kekuasaan Baginda dari kediamaan-Nya di Sion,"Berkuasalah atas para musuh.

* Engkau berkuasa sejak kelahiranmu,di atas gunung yang suci,sejak engkau dikandung,sejak fajar masa muda mu."

*Tuhan telah bersumpah dan tidak menyesal ,"Engkaulah imam seperti Melkisedek untuk selama-lamanya

Hari Minggu Biasa ke 11

Antifon Pembukaan :
Tuhan dengarkanlah suara seruan ku,kasihanilah aku dan kabulkanlah doa ku.engkaulah penolong ku,jangan membuang aku,jangan meninggalkan daku,ya Allah penyelamat ku.

Kata Pembukaan :
Kita suka berpesta dalam keluarga bersama teman-teman dan sahabat-sahabat.Maka senang hati kita bila diterima dengan ramah.Hari ini kita diajak mengadahkan perjamuan dengan Tuhan.agar pertemuaan ini benar-benar mengena bagi kita bersama dan kita hanya dapat bertemu bila mengenal diri kita,juga dalam kekurangan-kekurangan kita.Kita tahu Tuhan mengampuni Daud,wanita pendosa dan kita sendiri agar makin erat dan mesra hubungan kita dengan Dia sehingga kita dapat berkata menirukan Paulus,Kristuslah yang hidup dalam diri kita."

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia...
Allah mengasihi kita dan mengutus Putera-Nya sebagai pepulih bagi dosa-dosa kita.Alleluia...Alleluia..

Antarbacaan :
R > Ya Tuhan,ampunilah dosa kesalahan ku.

* Berbahagialah orang bila dosanya diampuni dan kesalahan dihapus oleh Tuhan.Berbahagialah orang bila kejahatannya tidak diperhitungkan Tuhan.

*Maka ku akui dosa ku dihadapan Mu dan kesalahan ku tidak ku sembunyikan.Aku berkata,"Ku akui segala dosa ku dihadapan Tuhan,maka semua kesalahan ku Kau ampuni.'

* Engkaulah pelindung ku dalam kesesakan,Engkau membenaskan dan mengem,birakan daku.

* Bersorak gembiralah dalam Tuhan hai orang saleh,bersorak-sorailah,hai orang jujur.


Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Bila kita dianjurkan untuk saling memaafkan,maka bukanlah pertama-tama agar terjalin suasana ketenangan atau sebagai teladaan baik bagi orang lain tetapi kerana Gereja sendiri merupakan himpunan orang yang menerima pengampunan banyak sekali.Di hadapan Tuhan kita semua ini pendosa-pendosa,dan barangsiapa menyedari pengampunan ilahi,berkenan di hati Tuhan.Mengapa menghakimi orang lain,kalau tahu bahawa kita sendiri berdosa seperti dia?Cinta kasih Allah yang mengampuni adalah satu-satunya yang bererti.Maka kalau kita mau menerima sakramen pengampunan,hendaknya kita lakukan itu dengan gembira seperti kalau kita mau berpesta mau merayakan sesuatu.

Pembacaan :
1. 2 Sam 12 : 7-10,13 ' Tuhan telah mengampuni dosa mu itu.Engkau tidak akan mati."
2. Gal 2 : 16,19-21 " Aku hidup tetapi bukan aku sendiri,melainkan Kristus yang hidup dalam diri ku."
3. Injil > Luk 7 : 36-8;3 " Dosa yang begitu banyak telah diampuni,kerana besar cintanya."

Hari Minggu Biasa ke 12

Antifon Pembukaan :

Tuhanlah kekuataan umat-Nya dan benteng keselamataan bagi raja yang diurapi-Nya.Selamatkanlah umat Mu ya Tuhan,berkatilah pusaka Mu,gembalakanlah dan dukunglah mereka selama-lamaanya

Pengantar Injil :
Alleluia...Alleluia.. Akulah cahaya dunia.Barang siapa mengikuti Aku,memiliki cahaya hidup.Alleluia..Alleluia.

Kata Pembukaan :

"Barang siapa ingin menjadi pengikut Ku,hendaklah ia menyangkal diri dan memanggul salibnya setiap hari".Demikianlah sabda Kristus.sebagai ucapan selamat pada permulaan perayaan ini kiranya sabda Kristus itu kurang tepat.Tetapi ada bainya kita renungkan juga sabda itu justru pada masa sekarang ini.Kesulitan dan korban dapat membersihkan hidup dan mendekatkan kita pada Kristus yang hidup,wafat dan kebangkitan-Nya kita kenangkan sekarang ini.Cinta kasih sejati menuntut penyangkalan diri.Maka marilah kita akui kesalahan -kesalahan kita dan kita mohon belas kasih Tuhan kerana kita berkali-kali menolak memanggul salib kita.

Pembacaan :

1. Za 12 : 10-11 " Merteka akan memandang Dia yang telah mereka tikam."
2. Gal 3: 26-29 "Kamu yang telah dibaptis mengenakan Kristus."
3. Injil . Luk 9:18-24 "Engkaulah Kristus ( Al Masih) Allah.Putera Manusia harus menderita banyak.

Antarbacaan :
R ; Hati ku haus dan rindu akan Dikau,ya Tuhan Allah ku.

* Ya Allah,Engkaulah Allah ku,aku mencari Engkau.Hati ku haus dan rindu akan Dikau,seperti tanah kering dan tandus merindukan air.

* Demikian aku ingin memandang Engkau di tempat kediaman Nu,untuk merasakan kekuataan dan kemuliaan Mu.Sebab kasih setia lebih baik daripada hidup,bibir ku memegahkan Dikau.

* Aku akan memuji Engkau seumur hidup ku,menadahkan tangan kepada Mu.Hati ku Kau kenyangkan dengansantapan lazat,mulut ku memuji Engkau sambil bersyukur.

* Sebab Engkaulah yang menolong aku,di bawah naungan sayap Mu aku bersorak.Jiwa ku melekat pada Mu,tangan kanak Mu menopang aku.

Menghayati ekaristi dalam Hidup.
Puncak ilmu pengetahuan adalah iman.iman pun berkembang sepanjang hidup.Dengan pengalaman bermacam ragam iman menjadi mantap dan terarah pada cinta kasih serta kesatuan pendapat dan tujuan. Iman akan Kristus ini dan ikut sertanya dalam salib mengubah secara ajaib seluruh kehidupan perseorangan maupun masyarakat.suatu cahaya baru menyinarti hidupnya.Dan seperti Gurunya mereka menimbulkan persoalan bagi dunia;dari mana orang Kristian belajar hidup rukun dan penuh cinta kasih serta tetap gembira dalam penderitaan?

Hari Minggu Biasa ke 13

Kata Pembukaan

Bila Tuhan berbicara selalu ada saja yang terasa keras bagi telinga kita.Salah satu kata-kata keras itu ialah barangsiapa ingin mengikuti Kristus harus meninggalkan segala-galanya.tetapi demikianlah yang dilakukan oleh para nabi dan para murid Kristus.Kita selalu cenderung mengambil jalan kita sendiri dan kerap kali lupa bahawa kita bebas memilih hidup menurut Roh yang tinggal dalam diri,mengikuti Kristus dan menerima kematian kita sendiri dalam hal-hal yang kecil;kesabaran dan pengorbanan; ketidakmampuan dan kesebalan hati,kesedihan dan kesepian.Tetapi kalau kita mengikuti Kristus dalam wafat-Nya,maka kita akan ikut serta bangkit dengan Dia.Itulah iman kebangaan kita.

Pembacaan :
1. 1 Raj 19:16,19-21 " Elisa bangkit dan pergi mengikuti Elia.:
2. Gal 5 : 1,13-15 "Kamu telah dipanggil untuk bebas".
3. Luk 9:51-62 " Yesus berteguh hati untuk pergi ke Yerusalem.Aku akan mengikuti Engkau ke mana pun Engkau pergi."

Pengantara Injil ;
Alleluia...Alleluia... Bersabdalah ya Tuhan,hamba Mu mendengarkan.Pada Mulah sabda kehidupan kekal..Alleluia...Alleluia

Antarbacaan ;
R > Engkaulah ya Tuhan,milik pusaka dab warisanku.
* Jagalah ya Allah sebab aku berlindung kepada Mu.aku mengakui Engkaulah Tuhan.engkaulah ya Tuhan,milik pusaka dan warisanku,dalam tangan Mulah nasib ku.

* Aku selalu memuji Tuhan yang selalu menasihati aku,bahkan waktu malam pun Ia berbicara dalam hati ku.Aku selalu ingat akan Tuhan.Aku tidak goyah kerana Ia ada di samping ku.

* Sebab itu hatiku bergembira dan jiwa ku bersorak dan tubuh ku beristirehat dengan tenteram.aku takkan Kau serahkan kepada alam maut dan kekasih Mu takkan Kau biarkan turun ke liang kubur.

* Engkau akan menunjukkan kepada ku jalan kehidupan.Di hadapan Mu terdapat sukacita berlimpah,pada Mu lah kebahagiaan selama-lamanya.


Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Dengan berangkat ke Yerusalem,Yesus menentang Mesianisme duniawi.Ia mengenakan kehidupan Sang Hamba Penderita demi umat-Nya.Seorang Kristian dalam hidupnya akan mengalami juga saat-saat kristis.Ia terpaksa harus memilih dan mengambil sikap.Ia berbuat bebas dalam hal itu,asal dapat menyingkirkan gambaran-gambaran salah mengenai Kristus dan Gereja-Nya.Dengan demikian ia dapat maju melalui jalan baru seperti yang ditunjukkan oleh Roh dan Konsili kepada para murid Kristus yang pertama.

Hari Minggu Biasa ke 14

Kata Pembukaan ;
'seperti seorang ibu menghibur anaknya,demikian pun Aku akan menghibur kamu.".Demikianlah yang akan kita dengar nanti dalam bacaan pertama.Tiada gambaran yang dapat lebih memperjelas betapa besar cinta kasih Allah kepada kita,sekalipun kita seorang tua.Maka kita bertemu di sini agar dapat lebih mendalami hal itu,agar dapat mengkagumi dan bersyukur agar dapat menanggapi cinta kasih itu sebagai putera dan puteri Allah yang gembira.Bila demikian,maka kita dapat memberikan kesaksian atas kegembiraan itu.

Pembacaan :
1. Yes 66;10-14c "Damai sejahtera Ku alirkan kepadanya bagaikan sungai."
2. Gal 6 : 14-18 "Pada tubuhku ada tanda-tanda milik khas Yesus."
3. Injil >Luk 10: 1-12,17-20 " Semoga damaimu menyertai dia."

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia.....Semoga damai Kristus melimpai hati mu,dan semoga sabda Kristus berakar dalam dirimu..Alleluia...Alleluia.

Antarbacaan :
R > Bersorak-sorailah bagi Allah,hai seluruh dunia!
* Bersorak-sorailah bagi Allah,hai seluruh bumi!Bermazmurlah bagi nama -Nya yang mulia! dan gemakanlah pujian-Nya.Berkatalah,'ya Allah,betapa dahsyatlah karya-Mu."

* Seluruh bumi sujud menyembah Engkau dan memuji bama Mu dengan mazmur.Mari saksikalah karya Allah,perbuataan Allah mengemparkan manusia.

* Allah mengubah laut menjadi tanah kering,mereka menyeberangi sungai tanpa menjadi basah,mari kita bersorak-sorai bagi Allah.Ia memerintah dari benteng-Nya yang abadi.

* Mari dengarkanlah,hai kawan kamu semua yang takwa,aku hendak mewartakan yang dikerjakan Allah bagi ku.Terpujilah Allah yang tidak menolak doaku,dan todak menjauhkan kasih setia-Nya pada ku.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup:
Setiap orang Kristian diutus oleh Gereja,sebagaimana Kristus ole Bapa-Nya dan seperti para murid oleh Kristus.Setiap orang Kristian harus menjadi pembawa damai,pemesatu,pembawa warta gembira,bagi semua orang,baik yang dekat maupun yang jauh.Melalui hal-hal kecil sehari-hari ia mendekati sesamanya sebagai saudara dan putera Allah.Di situlah ia mendapat memupuk optimisme Kristian.Di situ pulalah ia dapat ikut serta membangun dunia baru dan dengan demikian mempersiapkan persatuan dalam kerajaan surga.

Minggu Biasa ke 15

Kata Pembukaan :

Dewasa ini umat manusia bagaikan terbaring di tepi jalan kerana dirampok oleh penyamun.Kitalah hendaknya yang mau menjadi orang-orang samaria,orang-orang yang mau membantu,menolong,terutama dengan cinta kasih dan pengorbanan.Kalau keduanya kita pakai,maka akan mudahlah bagi kita menemukan sarana untuk membantu orang lain.semoga pertemuan kita hari ini,menumbuhkan semangat berkorban dan kekuataan baru.

Antarbacaan -
R : Hai orang tertindas,pencari Allah,semoga hatimu hidup kembali.

* Aku berdoa kepada Mu,ya Tuhan,semoga Engkau berkenaan pada ku,ya Allah.Demi kasih Mu yang besar jawablah aku.Demi kesetiaan Mu tolonglah dan selamatkanlah daku.Jawablah aku ya Tuhan sebab kasih setia Mu berlimpah,pandanglah aku demi rahmat Mu yang besar.

* Allah ini tertindas dan kesakitan,semoga Allah menolong dan melindungi aku.Aku akan memuji nama Allah dengan nyanyian,mengagungkan Dia dengan lagu syukur.

* Allah pasti akan menyelamatkan Sion dan membangun kembali kota-kota Yehuda.Keturunan hamba-hamba-Nya akan mewarisi kota-kota itu dan umat yang mencintai Tuhan akan diam di sana.

Pengantara Injil
* Alleluia...Alleluia...Sabda Mu ya Tuhan adalah roh dan kehidupan.Pada Mulah sabda kehidupan kekal.

Pembacaan :
1. Ul 30 :10-14
"Sabda itu dekat pada mu,sehingga dapat kau laksanakan."
2. Kol 1:15-20
"Segala sesuatu diciptakan dengan perantaraan dan dalam Kristus."
3. Luk 10:25-37
'siapakah sesama ku ini?"

Menghayati ekaristi dalam Hidup
Dengan penjelmaan-Nya Kristus menjadi seorang diantara kita.Bukankah itu suatu bukti cinta kasih?Pertama untuk membebaskan saudara-saudara-Nya sebangsa.Tetapi tugas yang diberikan oleh Bapa kepada-Nya untuk menyelamatkan semua orang,tidak diabaikan-Nya.Menurut teladaan-Nya kita pertama-tama dan terutama wajib menaruh cinta kasih kepada sesama yang terdekat.Namun kita harus terbuka pula untuk sesama yang lain,yang kita jumpai dalam perjalanan hidup kita.Makin konkret dan universal cinta kasih itu,makin tampak dalamnya.Bukankah senyum keramahan,bukankah simpati atau sentimen tetapi seturut teladaan Kristus pemberian diri secara total dengan rela serta penyangkalan diri dan pengorbanan diri ?

Hari Minggu Biasa ke 17

Kata Pembukaan :
Barangsiapa membangun rumah harus sabar.tetapi kerap kali pula harus mendesak,agar pekerjaan dapat dipercepat.Bila kita menghadapi Tuhan dan berdoa atau memohon sesuatu,maka hendaknya kita juga mendesak dengan tekun tanpa melupakan tetangga,paroki dan keluarga kita.Sebab doa seorang yang takwa besar ertinya dihadapan Tuhan.Doa dan korban Yesus adalah contoh kita.Dialah orang yang paling takwa dan jujur yang telah menyelamatkan dunia dengan doa dan korbanNya.dalam Dialah kita dibaptis dan dalam iman bahawa hidup-Nya telah mengalahkan maut,kita dapat saling mempertaruhkan hidup serta mohon dengan sangat kepada-nya,agar berdoa kepada Bapa-Nya supaya mencurahkan Roh-Nya kepada kita.

Antarabacaan :
R : Dikala aku berseru,Engkau mendengarkan daku ya Tuhan.
# Ya Tuhan,aku bersyukur kepada Mu dengan segenap hati,aku bermazmur bagi Mu dihadapan para malaikat.Aku bersujud ke arah rumah Mu yang kudus.

# Aku memuji nama Mu kerana kasih dan kesetiaan Mu.Engkau mengagungkan nama dan janji Mu melebihi segala sesuatu.Di kala aku berseru,Engkau mendengarkan daku,Engkau menambah kekuataan batinku.

# Meskipun Tuhan mahaagung,Ia memperlihatkan orang hina,meskipun mahatinggi,Ia sudi mendengarkan daku.Bila aku dalam kesesakan,peliharalah hidup ku terhadap amarah musuh.

# ulurkanlah tangan Mu dan selamatkanlah daku,belalah aku seumur hidupku.Kasih setia Mu ya Tuhan tetap selama-lamanya,karya tangan Mu takkan gagal.

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia......Kamu akan menerima roh pengangkatan menjadi anak.Dalam roh itu kita akan berseru: Abba,ya Bapa.Alleluia...Alleuia...

Pembacaan :
1. Kej 18;20-32 " Janganlah kiranya tuhan murka,bila aku berbicara."
2. Kol 2 :12-14 " Kamu telah dihidupkan bersama Kristus ketika segala kejahatan mu diampuni." 3. Injil : Luk 11 :1-13 " Mintalah,maka kamu akan diberi.'

Menghayati Ekaristi dalam Hidup :
Tuhan memperhatikan sunguh kebebasan kita.Ia berkenaan bila kita berdoa.Kerana menaruh cinta kasih kepada kita,maka Ia tahu apa yang kita perlukan.Ia mengkehendaki kita sering lari kepada-Nya.Doa akan membantu kita memurnikan ujud-ujud kita dengan menyesuaikan aspirasi-aspirasi kita pada aspirasi Kristus.Rumu-rumusan tidak selalu diperlukan.Yang penting ialah bahawa kita berdoa dengan bimbingan Roh Kudus (Lihat Rm 8:15-26) seperti Kristus sendiri.Bapa,jadilah kehendak Mu (Luk 22 :41-44)

Hari Minggu Biasa ke 18

Kata Pembukaan:
Tak seorang pun dapat menjamin hidupnya dengan harta yang melimpah,demikianlah akan kita dengar nanti dari Injil.Bacaan-bacaan hari ini memperingatkan kita akan bahaya berhala,kekayaan dan milik.Segalanya bersifat sementara.Kita tahu tiada seorang pun diantara kita yang dapat membawa sesuatu,mesipun kita terjamin dalam seribu satu hal.Kerananya segala kerja dan kesibukan takkan membuat manusia lebih bahagia.Sekali-sekali perlulah kita merenungkan nilai-nilai yang benar dalam hidup kita dan keindahan sejati yang tak ternilai dengan harta kekayaan.

Pembacaan :
1. Pkh 1:2;2;21-23 Apakah gunanya bagi manusia semua jerih payahnya?
2. Kol 3 :1-5,9-11 " Carilah yang di atas,dimana Kristus berada."
3. Luk 12;13-21 " Siapakah yang akan memiliki segala harta yang kau timbun itu?

Pengantara Injil
Alleluia...Alleluia...Berbahagialah yang hidup miskin terdorong oleh Roh Kudus sebab milik merekalah kerajaan Allah...Alleluia..Alleluia.

Antarabacaan:
R : Tuhan,Engkaulah pelindung kami turun-temurun.
* Engkau mengembalikan manusia kepada debu dengan bersabda,"Kembalilah,hai anak Adam!"Sebab bagimu seribu tahun sama dengan hari kelmarin,sama dengan satu giliran ronda malam.
* Manusia hilang lenyap seperti mimpi seperti rumput yang disabit.Pagi-pagi berkembang dan berbunga,waktu sore layu dan kering.
* Ajarilah kami menghitung-hitung hari hidup kami,supaya kami beroleh budi yang arif.Kembalilah kepada kami,ya Tuhan!Mengapa Engkau berlambat?Kasihanilah kami,para hamba Mu!
*Penuhilah kami dengan kasih setia Mu waktu pagi,supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.Ya Tuhan,limpahkanlah kemurahan Mu kepada kami dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Menghayati Ekaristi dalam hidup
Seorang Kristian sejati takkan mudah tertarik oleh perkara-perkara yang tak ada hubungannya dengan Tuhan.Ia tak mengingkari nilai-nilai duniawi.tetapi ia sedar bahawa semua itu bersifat sementara.Wang memang kuasa untuk membeli apa saja dan menhatur pasaran.tetapi ia menolak untuk menjadikannya semacam berhala ataupun untuk menjadi budaknya.Dengan rendah hati ia menghadap Tuhan yang serba mutlak.Dengan demikian ia bebas sebagai putera Allah.Dan dengan menaruh belas kasih kepada pera papa miskin,ia terjamin dengan harta kekayaan mutlak.Dimana hartanya tersimpan di situlah hatinya tertambat.

Hari Minggu Biasa ke 19

Kata Pembukaan :
Orang yang sudah lanjut usia berhak menerima pencen dan menikmati hari-hari senja hidupnya.Mereka sudah mencapai suatu puncak dalam hidup tetapi akhir hidup belumlah tiba.Bagi kita masing-masing dan bagi yang sudah berusia lanjut tepatlah sabda Tuhan,"Tinggallah tanah airmu,jadilah musafir.Pergilah ke tempat yang akan Ku tunjukkan.Bagi mu belum saatnya beristirehat.Bukalah tangan mu,berilah! Baru kemudian akan Ku letakkan tangan Ku diatas kepala mu dan pada akhir perjalanan itu akan kau rasakan kebebasan dari beban mu serta kebebasan di tanah perjanjian."Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk selalu waspada sebab sewaktu-waktu perjalanan kita dapat berakhir.

Pembacaan :
1. Keb 18: 6-9 " Sebagaimana Allah menghukum musuh,demikianlah Ia mempermuliakan umat-Nya."
2. Ibr 11 : 1-2,8-19 " Abraham menantikan-nantikan kota yang direncanakan dan dibangun Allah sendiri."
3. Luk 12 : 32-48 " Hendaklah kamu pun selalu siap sedia.'


Antarbacaan :
R : Berbahagialah umat yang di pilih Allah menjadi milik-Nya.

* Bersoraklah orang jujur,bagi Tuhan,patutlah orang saleh memjuki-muji.Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan,umat yang terpilih menjadi milik-Nya.

* Sebab Tuhan menjaga hamba-Nya yang takwa,yang berharap akan kasih setia-Nya.Untuk melepaskan mereka dari maut dan menghidupi mereka di masa kelaparan.

* Maka kita berharap akan Tuhan,dialah penolong dan perisai kita.Tunjukkanlah kiranya kasih setiaMu ya Tuhan,sebab pada Mulah kami berharap.


Menghayati Ekaristi dalam Hidup.
Berkali-kali orang Kristian harus berjuang melawan kegelapan imannya yang penuh misteri.Bagi sementara orang malam itu gelap gulita sungguh hanya sering saja diselingi titik terang harapan sekilas.Malam tanpa iman itu rupanya meluas di dunia seperti pada malam Jumaat.Kerana janji akan kehidupan kekal Gereja melanjutkan perjalanan dengan susah payah,tetapi tanpa putus asa.Ia menyongsong hari depan dimana cahaya kebangkitan akan bersinar sepenuhnya.dengan harapan ini,kita masing-masing harus berusaha sekuat tenaga melaksanakan tugas sehari-hari demi pelayanan kepada sesama.

Pengangkatan Bunda Maria ke Surga (15 Ogos)

Kata Pembukaan :
Bunda Maria telah dipilih sebagai Bunda Kristus dan kerana itu dikandung tanpa noda dan selanjutnya juga suci murni.tetapi ia tidak terlepas dari cobaan-cobaan iman seperti yang kita alami.dialah Bunda dukacita,Bunda kaum beriman,pola masa depan kita.Kini Bunda Maria telah diangkat ke surga dengan jiwa dan raganya.Ia ikut serta secara istemewa dalam kejayaan Kristus atas maut,kebencian dan ketakutan.Kidung Maria yang akan kita dengar dalam Injil hari ini,merupakan madah sukacita dimana Tuhan mau mengagungkan kaum kecil dan papa dan dimana Tuhan menunjukkan belas kasih-Nya sepanjang masa.

Pembacaan :1. Pembacaan 1: Why 11;19;12;1-6,10 " Seorang wanita berselubungkan matahari,dengan bulan dibawah kakinya".
2. Pembacaan II : 1 kor 15;20-26 " mula-mula Kristus sebagai buah sulung;sesudah itu mereka yang menjadi milik-Nya."
3. Bacaan Injil : Luk 1 :39-56 "Perbuataan besar dikerjakan bagiku oleh Yang Mahakuasa; yang hina-dina diangkat-Nya."

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia... Bunda Maria diangkat ke surga.Para malaikat bergembira..Alleluia..Alleluia..

Antarabacaan :
R : Permaisuri berdiri di sisi Baginda,berhiaskan emas.
* Para puteri raja berarak-arak menghadap Baginda,permaisuri berdiri di sisi Baginda,berhiaskan emas.
* Dengarkanlah hai Puteri,perhatikanlah dengan baik,lupakanlah bangsa dan seisi rumah ayahmu.
*Sri baginda tertarik oleh kecantikan mu,sujudlah kepadanya,sebab dialah tuanmu.
* dengan gembira dan sorak-sorai mereka diantar masuk,masuklah mereka ke dalam istana raja.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup:
Bunda Maria telah menanggapi rahmat Allah dengan sempurna.Tujuan Gereja telah terlaksana dalam diri Bunda Maria.dengan kehidupan biasa sehari-hari seturut teladaan Bunda Maria orang harus menyedari kelemahan serta kemiskinannya sebagai manusia,agar dengan demikian terbuka dan peka terhadap panggilan penyelamatan Kristus.Maka hidupnya akan pula merupakan suatu syukur terus-menerus atas segala karya yang dapat dilaksanakannya.

Hari Minggu Biasa ke 22

Antifon Pembukaan :

Engkaulah Allah ku,kasihanilah aku,ya Tuhanku,kepada Mulah aku berseru sepanjang hari.sebab Engkau baik hati dan suka mengampuni,Engkau penuh kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada Mu.

Kata Pembukaan :


Kita ini terus menerus dihadapan pada tantangan kekuasaan dan kewibawaan.Orang saleh dan beriman dicap sebagai orang lemah kerana dianggap tidak berani menghadapi tantangan hidup.Tetapi kita tahu,Kristus menjadi besar kerana mau menjadi kecil dan hina.Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita merenungkan kebesaran sejati seorang yang erat hubungannya dengan kerendahan hati dan kelemah-lembutan iaitu Kristus sendiri.

Pembacaan :

1. Sir 3 :17-18.20.28-29 "Rendahkanlah diri mu maka engkau akan mendapat rahmat dihadapan Allah"
2. Ibr 12:18-19.22-24a "Kamu telah sampai pada Bukit Sion dan kota Allah yang hidup".
3. Bacaan Injil : Lukas 14:7-14 " Barang siapa meninggikan diri akan direndahkan,barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan."

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia... Terimalah beban Ku dan belajarlah daripada Ku,sebab alu lemah lembut dan rendah hati....Alleluia...Alleluia...

Antarabacaan :

R : Allah memberikan tempat tinggal kepada umat-Nya.
* orang jujur akan bersukacita,mereka bersukaria dihadapan Allah dan bersorak-sorai dengan gembira.Bernyanyilah,hai para dewa,bermazmurlah hai langit.Bersukacitalah dalam Tuhan dan bergembiralah dihadapan-Nya.

* Bapa bagi anak yatim dan pelindung para janda,itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus.Allah memberikan tempat tinggal kepada umat -Nya yang merantau,Ia membebaskan para tawanan dengan iringan bunyi-bunyian.

* Curahkanlah hujan Mu yang melimpah,ya Allah,suburkanlah tanah pusaka Mu yang kersang.Uruslah keluarga Mu yang diam di sana,peliharalah para penduduk dengan hujan-Mu ya Allah.

Menghayati Ekaristi Dalam Hidup:

Kerendahan hati itu mengakui nahawa dia menerima segalanya dari Tuhan dan menerima dirinya sebagaimana adanya dengan segala kemungkinan dan kelemahannya.Dua macam sikap yang tersimpul dari situ.Bersyukur kepada Tuhan dan mohon bantuan-Nya serta menghormati bakat-bakat sesama dan memberikan bakat-bakatnya sendiri kepada sesama.Di situlah kita lihat tempat kita dan disitu pula kita dapat secara aktif ikut bertanggungjawab atas karya keselamataan.

Hari Minggu Biasa ke 23

Kata Pembukaan :

Menyenangkan juga bertemu dan berbicara dengan orang bijaksana,orang yang menunjukkan keterbatasan harta dunia dan hubungan antara manusia.Bacaan hari ini mengajar kita tentang kebijaksanaan hidup.Dalam tingkah laku kita harus dapat membedakan mana yang baik dan mana yang perlu.Hidup itu lebih daripada mencari wang dan memelihara relasi.Itu memang harus ada tetapi harus diabadikan kepada kedatangan kerajaan surga,dimana tak dikenal tuan atau budak,melainkan sesama saudara.Semoga pertemuan kita dengan Kristus mendekatkan kita satu sama lain.Maka akan datanglah kerajaan Allah.

Pembacaan :
1. Keb 9:13-18 > 'Siapakah sanggup menyelami kehendak Allah?'.
2. Flm 9b:-10-12 > "Terimalah dia bukan sebagai budak melainkan sebagai saudara terkasih."
3. Luk 14:25-33 > "Yang tidak melepaskan diri dari segala miliknya,tak dapat menjadi murid Ku."

Pengantara Injil :
Alleluia...Alleluia...Pandanglah hamba Mu dengan wajah berseri,ajarkanlah kehendak Mu kepada ku...Alleluia...Alleluia.

Antarabacaan :
R ; Tuhan,Engkaulah pelindung kami turun temurun.
# Engkau mengembalikan manusia kepada debu dengan bersabda,"Kembalilah hai anak Adam!"Sebab bagi Mu seribu tahun sama dengan hari kelmarin,sama dengan satu giliran ronda malam.
# Manusia hilang lenyap seperti mimpi,seperti rumput yang disabit.Pagi-pagi berkembang dan berbunga,waktu sore layu dan kering.
# Ajarlah kami menghitung-hitung hari hidup kami,supaya kami beroleh budi yang arif.Kembalilah kepada kami ya Tuhan!Mengapa Engkau berlambat.?Kasihanilah kami,para hamba Mu.
# Penuhilah kami dengan kasih setia Mu waktu pagi,supaya kami bernyanyi gembira seumur hidup.Ya Tuhan,limpahkanlah kemurahan Mu kepada kami dan teguhkanlah pekerjaan tangan kami.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup :
Hidup orang Kristian itu serius.Sebab ia menyerahkan dirinya juga dalam hal-hal yang tak terduga.Selain itu pilihan tidak dijatuhkan sekali untuk selamanya,tetapi setiap kali harus memilih lagi.Pada bermacam-macam saat dalam hidupnya dikenang kembali niatnya dan diulang lagi dalam situasi baru berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah.Tiada kekeristianan tanpa salib dan tanpa kesetiaan pribadi kepada Kristus.

Hari Minggu Biasa Ke 24

Kata Pembukaan ;

Dengan mengenangkan hidup dan wafat Yesus ini kita menuju kepada Bapa.Kita boleh bersukaria kerana Yesus telah memulihkan perhubungan kita dengan Bapa.Dalam perayaan ekaristi ini kita dihadapkan lagi dengan kenyataan perubahan atau pertobataan kita kepada Bapa dan kepada sesama.

Pembacaan :

1. Kel 32:7-11,13-14 'Tuhan membatalkan bencana yang telah direncanakan-Nya."
2. 1 Tim 1 : 12-17 "Kristus telah datang untuk menyelamatkan orang-orang berdosa."
3. Luk 15 :1-32 "Seluruh surga akan bergembira atas satu orang berdosa yang bertobat."

Antarbacaan :
R : Baiklah aku bangkit dan kembali kepada bapaku.
*Kasihanilah aku ya Allah,menurut kasih setia Mu,menurut besarnya rahmat Mu,hapuskanlah kesalahanku.Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahan ku,dan cucilah aku dari dosa ku.

* Ciptakanlah hati murni bagi ku,ya Allah,baharuilah semangat tabah dalam batinku.Janganlah Kau buang aku dari hadapan batin ku,janganlah Kau ambil roh Mu yang kudus daripada ku.

* Ya Tuhan,sudilah membuka bibir ku,supaya mulut ku mewartakan pujian mu.Persembahan kepada Allah,ialah jiwa yang menyesal,hati remuk redam takkan Kau tolak.

Pengantar Injil :

Alleluia...Alleluia..Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam diri Kristus dan mewartakan perdamaian kepada kita....Alleluia...Alleluia.


Menghayati Ekaristi dalam Hidup :

Gereja lahir pada saat kegembiraan Paska.Gembira terutama kerana semua diperbaharui oleh pengampunan ilahi dan pulihnya persahabatan.Kegembiraan ini akan semakin dihayati,kalau Gereja menampakan dirinya di luar.Tak henti-hentinya Gereja hendaknya memperhatikan mereka yang sesat,yang dalam bahaya dan yang acuh tak acuh.Tak bolehlah Gereja beristirehat selama masih ada yang harus mendapat pengampunan.

Hari Minggu Biasa ke 25

Kata Pembukaan :

Pada masa sekarang,banyak dibicarakan orang tentang dunia ketiga,tentang bantuan kepada negara-negara berkembang.Lagu yang diulang-ulang dapat menimbulkan semacam yang diakibatkan oleh obat tidur;persoalan-persoalan lalu tanpa mendapat perhatian orang.Maka baiklah sekali-sekali kita diingatkan bahawa tidak cukup kita hanya mendoakan saja.Maka tepat sekali bahawa Liturgi hari ini mengemukakan,jangan sampai kesalehan kita hanya suatu pelarian saja dari kenyataan.Jelas pula kata-katanya membantu dalam pelayanan dunia miskin.Kita tak dapat mengabdi kepada Tuhan dan kepada mamon.

Pembacaan :

1. Am 8:4-7 " Melawan mereka yang menindas kaum miskin."
2. 1 Tim 2 :1-8 "Kita harus mendoakan semua orang kerana Allah menghendaki semua orang diselamatkan."
3. Injil : Luk 16 : 1-13 "Tak mungkin mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."

Pengantar Injil :

Alleluia...Alleluia..Yesus Kristus telah menjadi miskin.Ia kaya agar kamu menjadi kaya berkat kemiskinan-Nya...Alleluia...Alleluia...

Antarbacaan :

R : Pujilah nama Tuhan yang mengangkat orang miskin.
# Pujilah,hai hamba-hamba Tuhan.Pujilah nama Tuhan.Terberkatilah nama Tuhan sekarang dan selama-lamanya.

# Tuhan mengusai segala bangsa,kemuliaan-Nya mengatasi langit,yang bersemayam ditahta yang luhur?Yang membungkuk untuk melihat ke bawah,untuk memandang langit dan bumi?

# Tuhan menegakkan orang lemah dari debu dan mengangkat orang miskin dari sampah,untuk mendudukkannya ditengah para penguasa,di tengah para penguasa bangsa.

Menghayati Ekaristi Dalam Hidup.:

Sekalipun wang itu merbahaya tetapi berguna juga.Seperti harta kekayaan lainnya hendaknya kita gunakan dengan tampil agar berbunga.Tetapi bukan untuk memperkayakan diri sendiri,melainkan demi keuntungan siapa pun,terutama para papa miskin.Mengingat kerajaan yang akan datang,maka pengunaan tanpa pamrih demikian itu pada dasarnya adalah suatu tanda pengertian akan nilai-nilai hidup yang sebenarnya.Bukankah orang-orang Kristian harus memiliki pandangan yang lebih jauh daripada saudara-saudaranya yang berusaha semata-mata demi kekayaan yang tak kekal itu.?

Hari Minggu Biasa ke 26

Kata Pembukaan :

Kita harus mengakui bahawa tanah air kita ini dapat dikatakan "tanah perjanjian' yang mengandungi kekayaan melimpah,meskipun dalam segala bidan masih harus digali,dibangun dan diusahakan.Kendati demikian dalam kenyataannya orang miskin masih banyak sekali yang tidak tahu apa yang harus dimakan hari ini.Namun kebahagiaan seseorang tidak diukur dengan ribuan atau jutaan ringgit.Malahan sebaliknya berhala kekayaan mengancam siapa saja,baik kaya maupun miskin.Bacaan-bacaan hari ini mengajak kita untuk mawas diri dalam pengunaan harta kekayaan itu.

Pembacaan :

1. Am 6 ;1a,4-7 "Kamu yang kini berpesta pora akan dibuang."
2. 1 Tim 6 :11-16 " Taatilah perintah sampai kedatangaan Tuhan."
3. Luk 16 : 19-31 " Engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu,sedangkan Lazarus segala yang buruk.Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita."

Pengantara Injil :

Alleluia...Alleluia...Yesus Kristus telah menjadi miskin sekalipun Ia kaya,agar kamu menjadi kaya berkat kemiskinanNya...Alleluia...Alleluia..

Antarbacaan :

R : Pujilah Tuhan hai hati ku.

# Tuhan menjamin keadilaan bagi orang yang bertindak.Ia memberi makan orang yang lapar,membebaskan orang yang terbelenggu.

# Tuhan membuka mata orang yang buta,menegakkan orang yang bungkuk,Tuhan melindungi orang asing.

# Tuhan memelihara para yatim piatu dan janda.Ia mengasihi orang jujur,tetapi orang berdosa digulingkan -Nya.Tuhanlah raja selama-lamanya,Dialah Allah mu,hai Sion turun temurun.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup.


Perubahan secara total dan definitif seperti tuntutan rasa keadilaan kita,hanya dapat diberikan oleh kerajaan surga.Demikianlah kata iman kita.Tetapi Kristus meminta kepada kita agar di dunia ini pun kita mulai membiasakan diri dengan adat kebiasaan kerajaan yang sudah ada ditengah-tengah kita dengan melupakan diri atau menyangkal diri dan membagi milik kita dengan kaum miskin.Dan hal itu dapat kita capai bukan hanya dengan memberi derma kepada perkumpulan atau yayasan sosial,nasional maupun international yang berusaha untuk mengadakan keseimbangan antara perseorangan dan bangsa-bangsa tetapi juga dengan kontak pribadi,perhatian dan cinta kasih kepada kaum papa miskin dan tertindas.

Hari Minggu Biasa ke 27 (27th Sun.In Ordinary Time)

Kata Pembukaan :
Orang yang mau mengikuti jejak Kristus secara konsekuen,kerap kali mengalami kesulitan,diejek,dihina,ditindas.Paulus menasihatkan bahawa yang penting harus bertahan dengan ulet dan tidak malu mengakui Injil dan imannya.Tuhan tidak begitu mementingkan realisasi sukses dan perhitungan-perhitungan kita.Yang penting ialah bertahan dalam iman.Semoga kekuataan Roh Kudus yang berada ditengah-tengah kita menjiwai iman kita.

Antarbacaan :
R : Hari ini bila mendengar suara Tuhan jangan bertegar hati.

# Marilah kita bernyanyi bagi Tuhan,bersorak-sorai bagi penyelamat kita.Menghadap wajah-Nya dengan pujian.
# Mari bersujud dan menyembah,berlutut dihadapan Tuhan,pencipta kita.Dialah Allah kita,kita umat-Nya,Dialah gembala kita,kita kawananNya.
# Hari ini dengarkanlah suara-Nya,"jangan bertegar hati seperti di Meriba,seperti di Masa di padang gurun;ketika leluhurmu mencobai Aku,walaupun menyaksikan karya Ku yang agung.

Pengantar Injil :
Alleluia...Alleluia...Sabda Tuhan tetap selama-lamanya.Itulah sabda yang diwartakan kepada ku...Alleluia...Alleluia.

Pembacaan :
1. Hab 1 :2-3;2-4 " Orang jujur akan hidup berkat imannya".
2. 2 Tim 1 :6-8,13-14 "Janganlah engkau malu memberi kesaksian tentang Tuhan kita."
3. Luk 17:5-10 " Tambahkanlah iman kami"

Menghayati Ekaristi dalam Hidup:
Satu-satunya yang patut mendapat kepercayaan penuh ialah Tuhan.Dan kepercayaan itulah yang disebut iman.Dengan itu kita mengakui bahawa kita dipanggil oleh-Nya untuk ikut serta dalam hidup Putera-Nya.Percaya akan sabda-Nya yang menyatakan kebenaran;percaya akan pribadi-Nya yang cinta kasih-Nya selalu mendorong kita percaya yang merupakan anugerah tersendiri,yang dicurahkan kepada kita lewat Roh-Nya dan terus menerus dihidupkan-Nya,asal kita mohon dan selalu terbuka terhadap kerasulan tanpa pamrih.

Hari Minggu Biasa Ke 28

Antifon Pembukaan :

Cerita keajaiban dari Kitab Suci nampaknya bagi kita sekarang ini begitu jauh dan tidak nyata.Tetapi tak usahlah kita gelisah kerana tidak melihatnya.Dua kejadiaan penyembuhan ajaib akan diceritakan dalam bacaan hari ini.Dalam cerita-cerita itu terkilas kebenaran hakiki demikian.Tuhan secara nyata memperhatikan manusia.Maka sekalipun penyembuhan seorang kusta tidak bicara bagi orang dewasa ini,tetapi kenyataan lebih mendalam yang tetap berharga ialah bahawa Tuhan berada ditengah-tengah kita.

Pembacaan :

I : 2 Raj 5:14-17 'Namaan kembali kepada Elisia dan mengakui Tuhan"
II : 2 Tim 2 : 8-13 " Jika kita bertekun,kita akan memerintah bersama-sama Kristus."
III : Luk 17 : 11-19 "Tidaklah seorang pun yang kembali untuk memuliakan Allah selain orang asing ini ?"

Antarbacaan :

R : Tuhan telah memaklumkan penyelamataan -Nya di hadapan para bangsa.

* Nyanyikanlah lagu-lagu bagi Tuhan,sebab Ia telah melakukan karya agung.Tangan-Nya mengerjakan keselamataan dan lengan-Nya merebut kemenangan.

* Tuhan telah memaklumkan penyelamataan-nya dan menyatakan keadilan-Nya di hadapan para bangsa.Tuhan mengingat kasih dan kesetiaan-Nya terhadap umat Israel.

* Segala penjuru bumi telah menyaksikan penyelamataan oleh Allah kita.Bersoraklah bagi Tuhan,hai seluruh bumi,bersorak gembira dan bernyanyilah.

Pengantar Injil :
Alleluia...Alleluai..Hendaklah kamu bersyukur dalam segala-galanya kerana inilah kehendak Allah untuk kamu sekalian yang bersatu dengan Kristus Yesus...Allelua...Alleluia.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup :
Sebagaimana hidup,iman pun diberikan kepada semua orang.Bukan kerana jasa tetapi berkat rahmat Allah.Itulah dinamik hidup.Kita diharapkan terbuka dan bersedia menumbuhkan iman itu dengan subur agar dapat berbuah.tetapi pada hakikatnya Tuhanlah yang berkarya dan menurut S.Agustinus,"dengan mengganjar jasa kita,Ia mengganjar pemberian-Nya".Maka takkan pernah cukuplah kita berterima kasih kepada Tuhan.sebab dengan bersatu dengan-Nya melalui iman,Ia menyembuhkan kita dari kusta dosa dan memberi kita hidup dari hidup-Nya sendiri.

Hari Minggu Biasa Ke 29 (29th Sunday in Ordinary Time)

Antifon Pembukaan :
Aku berseru kepada Mu,sebab Engkau mendengarjan daku,ya Allah.Condongkanlah telinga Mu kepada ku,dengarkanlah kata ku.Jagalah aku bagaikan biji mata,sembunyikanlah daku di bawah naungan sayap Mu.

Kata Pembukaan:
Yang dipuji oleh Paulus pada umat di Tesalonika,hendajnya nampak juga pada kita.Bila kita menjadi milik Kristus benar-benar,maka tiada cobaan yang akan menyebabkan berputus asa;maka iman dan harapan kita harus diujudkan dalam amal cinta kasih dan keadilaan sosial.Dengan demikian barulah kita menjadi tanda kehadiran Allah di dunia dan tanda karya Roh Kudus ditengah-tengah masyarakat.Roh itu pernah memperalat Koresy,seorang kaisar kafir.Juga dewasa ini Tuhan dapat berbicara melalui kaum kafir dan kaum hippi,melalui kaum ateis dan kaum kebatinan.Semua mereka itu dapat menggugah kita untuk mawas diri dan menghayati bahawa hanya Tuhanlah yang dapat kita andalkan dan hanya kepada-Nyalah harus kita berikan yang menjadi hak-Nya.

Pembacaan :
1. Pembacaan I - Yes 45:4-6 "Aku memegang tangan kanan Koresy untuk menaklukkan bangsa-bangsa dihadapannya."
2. Pembacaan II - 1 Tes 1 :1-5b "Kami terkenang akan iman,cinta kasih dan harapanmu."
3. Pembacaan Injil - Mat 22 :15-21 " Berkanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah yang menjadi hak Allah.'

Pengantar Injil:
* Alleluia...Aleluia ...Hendaknya kamu bersinar di dunia seperti bintang-bintang sambil berpegang pada sabda kehidupan...Alleluia...Alleluia.

Antarbacaan :
R : Unjukkanlah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa.
# Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan!Bernyanyilah bagi Tuhan,hai seluruh bumi! Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan karya-Nya yang agung diantara segala suku.

# Sebab Tuhan mahaagung dan sangat terpuji,Ia dahsyat melebihi segala dewata.Sebab dewa-dewa para bangsa sesungguhnya tidak ada.Tuhanlah yang menciptakan langit.

# Unjukkanlah kepada Tuhan,hai segala suku bangsa,unjukalah kepada Tuhan kemuliaan dan kuasa,serukanlah nama-Nya yang mulia.Bawalah persembahan,masuklah di pelataraan rumah-Nya.

# Bersujudlah menyembah hadirat-Nya,gementarlah di hadapan Tuhan,hai seluruh bumi.Katakanlah di antara para bangsa,"Tuhanlah raja"Ia menghakimi para bangsa dengan adil.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Masyarakat sipil,Negara dan masyarakat iman,Gereja,memang tidak sama.Masing-masing mempunyai tugasnya.Tetapi yang menjadi warga kedua masyarakat itu sama orangnya.Ia harus menghayati pengabdiannya kepada Negara dan sekligus kepada Tuhan.Dalam diri Yesus dapat kita lihat contohnya.Kristus mengakui hak wewenang kaisar,tetapi Ia verdaulat penuh sebagai Putera Allah.Namun dalam pertentangan antara dua kekuasaan itu,Ia menunjukkan bahawa pertentangan antara dua kekuasaan itu,Ia menunjukkan bahawa kita harus lebih mentaati Allah daripada manusia (Kis 5:29)

Hari Minggu Biasa Ke 30

Kata Pembukaan :

Salah satu hal yang kita rasakan sebagai sesuatu yang tidak biasa,kaku ialah berdoa.Kalau sedang tertimpa malapetaka atau mengalami kesulitan,mungkin masih dapat.tetapi bila segalanya berjalan lancar,kerap kali lupa kerana sedang tidak memerlukan pertolongan.Kata-kata Injil dan bacaan pertama kiranya akan menatang dan menyedarkan kita.Doa adalah keagungan manusia yang mengakui dirinya kecil dan lemah

Antarbacaan :
R : Orang yang malang berseru dan Tuhan mendengarkannya.

Aku hendak memuji Tuhan setiap waktu,mulutku tetap menyanyikan pujian-Nya.Kerana Tuhan aku bermegah-megah,hendaknya orang yang rendah hati mendengarnya dan bersuka ria.
* Wajah Tuhan menentang para penjahat,untuk melengkapkan ingatan akan mereka dari muka bumi.Bila orang benar berseru,Tuhan mendengarkan dan Ia melepaskan mereka dari segala derita.
*Tuhan itu dekat pada orang yang bertobat.Ia menyelamatkan orang yang remuk redam.Tuhan menyelamatkan para hamba-Nya,semua yang berlindung kepada-Nya tidak menanggung hukuman.

Pembacaan :
Pembacaan I : Sir 35 : 15b-17,20-22a “Doa orang miskin menembusi awan”
Pembacaan II: 2 Tim 4:6-8,16-18 “Kini tersedia bagiku mahkota keselamatan.”
Pembacaan Injil : Luk 18:9-14

Menghayati Ekaristi dalam Hidup:

Dalam perjalanan sejarah tampak bahawa Tuhan berkenan memihak yang lemah agar tiada orang yang menyombongkan dirinya dihadapan-Nya.Ajaran ini masih tetap aktual.Kita cenderung untuk menghitung jasa-jasa kita supaya berdasarkan itu dapat menghakimi orang lain dan mendapatkan balas jasa bagi diri kita.Tetapi kita hanya dapat berbuat baik,kalau Tuhan memberikannya kepada kita.Doa rendah hati dan jujur membuka hati kita.Semakin orang mengenal dan mencintai Tuhan,semakin ia sedar akan dosa-dosanya serta mohon belas kasih Tuhan

Pengantar Injil :
Alleluia…Alleluia…
Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya dalam diri Kristus dan mempercayakan warta perdamaian kepada kita.

Hari Minggu Biasa ke 31

Kata Pembukaan :

Dalam bacaan hari ini ada yang mengagumkan:Tuhan jatuh cinta pada manusia dan makhluk.Hal ini ditunjukkan-Nya dalam diri Yesus dari Nazaret.Ia adalah sahabat orang kaya dan miskin,sahabat Zakeus dan Maria Magdalena.Bagi-Nya tak ada warga negara klas dua atau klas paria.Sikap yang demikian dituntut-Nya pula dari kita,betapa jauh beda tingkat da pendirian kita.Pertemuan kita di sini bersama Yesus akan membantu kita dalam usaha-usaha kita untuk mempertemukan orang agar saling menghormati sebagai orang yang disayangi Tuhan.

Antarbacaan :

R : Aku mengagungkan Dikau ya Allah Raja ku.
* Aku memuliakan nama Mu selama-lamanya.Setiap hari aku hendak meluhurkan Dikau dan memuji nama Mu selama-lamanya.
* Tuhan itu pengasih dan penyayang,lambat akan murka dan besar kasih setia-Nya.Tuhan itu baik terhadap semua orang,penuh kasih setia terhadap segala ciptaan-Nya.
* Ya Tuhan,semoga segala karya Mu bersyukur kepada Mu dan semua kekasih Mu memuji Engkau.Semoga mereka mengumumkan kerajaan Mu yang mulia dan mewartakan keperkasaan Mu.
* Tuhan setia dalam semua sabda-Nya,penuh kasih dalam segala karya-Nya.Tuhan menopang semua orang yang jatuh dan menegakkan semua orang yang tertunduk.

Pembacaan :

1. Keb 11:22-12:2 " Engkau menyayangi segala-galanya."
2. 2 Tes 1 : 11-2:2 "Semoga nama Yesus dimuliakan dalam dirimu dan kamu dalam Dia.'
3. Luk 19:1-10 "Yesus datang untuk mencari dan menyelamatkan orang".

Pengantara Injil :

Alleluia...Alleluia...
Demikian besar cinta kasih Allah kepada dunia,sehingga Ia menyerahkan Putera-Nya yang tunggal.setiap orang yang percaya akan Dia memiliki hidup kekal.
Alleluia...Alleluia...

Menghayati Ekaristi dalam Hidup :

Kehinaan yang terbesar dan belas yang terbesar berdekataan.Bukakah Kristus datang untuk mereka yang berdosa?Menaruh belas kasih kepada yang paling tidak disayangi kepada yang paling memerlukan pengampunan,itulah cinta sejati.Dengan demikian Tuhan adalah titik tolak setiap pertobataan.Lewat kejadian bermacam-macam dan pertemuan-pertemuan Tuhan membangkitkan pertobataan.Akhirnya Tuhan sendirilah yang membalikkan si pendosa dari ego-nya dan mengarahkannya kembali kepada Allah.Cukupkah orang Kristian memperhatikan para tuna segala dalamn masyarakat?Di dalam lubuk hati mereka masih menyimpan sesuatu yang luhur.Mereka sering hanya menunggu isyarat tanda cinta kasih.

Hari Raya Kristus Raja

Antifon Pembukaan :

*Anak Domba yang telah dikorankan patut menerima kekuataan dan keallahan,kebijaksanaan,keperkasaan dan kehormataan.Bagi-Nya kemuliaan dan kekuasaan sepanjang segala masa.


Kata Pembukaan :

TUHAN kita Yesus Kristus Raja semesta alam kita rayakan pada hari Minggu terakhir tahun liturgi sebagai puncak kebaktian kita sepanjang tahun.Tetapi hari minggu ini bukanlah titik terakhir,bukan pula saat buku kas kita ditutup dan bukan pula saat kita membalik lagi piringan atau kaset musik liturgi..Perayaan hari ini menunjuk ke hari depan yang kini dimulai,namun masih harus menuju paripurnanya ialah kerajaan Allah dimana Kristus menjadi segala-galanya bagi semua orang.

Pembacaan :

1. 2 Sam 5:1-3 "Mereka mengurapi Daud menjadi raja Israel"
2. Kol 1 :12-30 " Allah memindahkan kita ke dalam kerajaan Putera-Nya yang terkasih."
3. Injil Luk 23 : 35-43 " Yesus,ingatlah akan daku,apabila Engkau datang sebagai raja".

Antarbacaan :

R : Betapa gembira hatiku ketika dikatakan kepada ku,"Marilah kita pergi ke rumah Tuhan."

# Betapa gembira hati ku ketika dikatakan kepada ku"Mari kita pergi ke rumah Tuhan."Sekarang kami telah berdiri digerbang mu,hai Yerusalem.

# Hai Yerusalem,engkau dibangun sebagai kota yang rapat tersusun.Suku bangsa berziarah kepada mu,suku bangsa Tuhan.

# Untuk bersyukur kepada Tuhan sesuai dengan peraturan Israel.Di sanalah terdapat kursi pengadilan,kursi keluarga Raja Daud.

Pengantar Injil :

Alleluia...Alleluia...Terpujilah yang datang atas nama Tuhan.Terpujilah kerajaan yang telah tiba,kerajaan bapa kita Daud...Alleluia...Alleluia...


Menghayati Ekaristi dalam Hidup :

Hati manusia menjerit cemas minta pembebasan.Orang yang punya persoalan demikian banyak,mengenal penderitaan dan perpecahan,tidak menemukan pemecahan untuk keluar dari lembah kesulitaan itu.Maka Kristus datang,Ia menerima orang-orang dalam kerajaan-Nya,kerajaan cinta kasih,terang,damai dan kebenaran.Dengan rahmat-Nya mereka diberi kuasa untuk meningkatkan diri dan diajak ikut serta berkarya.Umat-Nya itu bertugas menyebar luaskan dan menjelaskan kesatuan kerajaan yang didirikan Kristus.

Hari Minggu Prapaska ke 4

Kata Pembukaan :
Iman kita akan daya penyembuhan Yesus sering kali amat kecil kerana kita belum mengenal-Nya sungguh-sungguh.Kita kecewa akan lembaga-lembaga gerejani.Kita tidak berani lagi bertanya.Kita campur iman kita dengan perasaan-perasaan pribadi dan bila ada persoalan atau keraguan iman kita goyah,kerana kita belum mengenal Yesus benar-benar.Bila akan kita hayati hidup kita sebagai putera=puteri cahaya,akan kita hias diri kita dengan kebenaran kesulitan-kesulitan orang lain.Tuhan yang menyelami hati manusia akan menyapa kita dengan nama kita masing-masing serta memanggil kita untuk menjadi murid-murid_Nya.

Antarabacaan ;
R : tuhanlah gembalaku,aku takkan berkekurangan.

1. Tuhanlah gembala ku,aku takkan berkekurangan.Ia membaringkan daku di padang rumput yang hijau.Ia membimbing aku ke air yang tenang dan menyegarkan daku.

2. Ia menuntun aku di jalan yang lurus,demi nama_Nya yang kudus.seklaipun berjalan di lembah yang kelam,aku tidak takut bahaya sebab Engkau berserta ku.Tongkat gembalaan mu,itulah yang menghibur aku.

3. Engkau mnyediakan hidangan bagi ku dihadapan segala lawan ku.Engkau mengurapi kepala dengan minyak,piala ku penuh berlimpah.

4. Kerelaan dan kemurahan Mu mengiringi aku seumur hidup ku.Aku akan diam didalam rumah tuhan sepanjang masa.

Pembacaan ;
1. 1 Sam 16;1-13 'Daud diurapi menjadi Raja Israel".
2. Ef 5:8-14 " Bangkitlah dari kematian,maka Kristus akan menyinari engkau".
3. Injil Yoh 9:1-41 ' Si buta itu pergi membersihkan diri dan kembali dengan mata sudah melek."

Pengantar Injil:
Alleluia..alleluia...Akulah cahaya dunia.siapa yang mengukuti Aku akan hidup dalam cahaya kekal."

Menghayati Ekaristi
Keterbukaan,kerendahan hati dan kemantapan adalah syarat-syarat untuk sampai kepada iman.Orang harus seutuhnya membuka diri terhadap Kristus dan mempersilakan Dia mempertobatkannya.Sebab percaya bukanlah semata=mata menerima kebenaran yang kering tetapi lebih dari itu.Percaya menuntut penyerahan diri seutuhnya,suatu keputusan pribadi mau menjadi pengikut Kristus.dengan demikian pada pembaptisan orang menjadi "manusia baru".Selanjutnya ia harus melihat dengan kacamata Kristus.

Hari Minggu Prapaska ke 3

Kata Pembukaan.

Bila kita tiap hari Minggu bertemu disini,adalah kerana diundang oleh Kristus sendiri.dialah yang menyediakan segala sesuatu seperti yang terjadi di tepi Danau Genesaret menurut Injil hari ini.Mula-mula para murid tidak mengenal-Nya,tetapi iman mereka mengingatkannya.semoga perayaan ekaristi ini merupakan ungkapan iman kita akan Tuhan,pemimpin sejarah dan akan Yesus Kristus,Putera-Nya yang mengajak kita mati terhadap diri kita dan membagi rezeki bersama.

Pembacaan :
1. Kis 5:27b-32.40b-41 "Kami dan Roh Kudus adalah saksi hal-hal ini."
2. Wah 5: 11-14 " Pantaslah Anak Domba yang disembelih itu menerima kuasa dan kemegahan."
3. Injil : Yoh 21:1-19 ' Yesus mengambil roti dan ikan serta memberikannya kepada para murid."

Antarbacaan :
R : Aku akan memuliakan Dikau ya Tuhan,sebab Engkau membebaskan daku.

1. Aku akan memuliakan Dikau ya Tuhan sebab Engkau membebaskan daku dan tidak membiarkan musuh bersukacita atas kemalangan ku.hidup ku telah Kau selamatkan dari alam maut ya Tuhan,nyawaku,Kau bebaskan dari liang kubur.

2. Bernyanyilah bagi Tuhan,hai orang yang dikasihi_Nya,persembahkan syukur kepada nama_nya yang kudus.Sesaat saja Tuhanmurka tetapi baik hati seumur hidup,semalam saja aku menangis,fajar membawa suka cita.

3. Dengarkanlah ya Tuhan,kasihanilah aku Tuhan,jadilah penolong bagi ku.ratap ku Kau jadikan tarian gembira.tuhan Allah ku,Engkau ku puji selama-lamannya.

Pengantara Injil:

'Alleluia...Alleluia... Tuhan Yesus,terangkanlah Kitab Suci dan kobarkan hati kami bila mendengar sabda Mu..Alleluia..Alleluia.

Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Berkat Roh Kudus para rasul menemukan sesuatu pada diri Yesus yang telah bangkit.Mereka melihat sumber keselamatan yang tidak akan habis-habisnya ditimba.tentang hal itu mereka menjadi saksi mata dan demikian pula penganti-penganti Petrus selanjutnya.Tetapi bukan hanya bagi kelompok kecil terpilih saja,melainkan juga bagi semua orang,hal itu merupakan jawaban atas harapan mereka akan keselamatan.Orang Kristian tidak mau melarikan diri dari dunia ini secara licik.Tak mau pula menjadi budak hukum.yang penting ialah membiarkan diri dibawa Roh cinta kasih dan kebebasan untuk membangun masyarakat persaudaraan yang berdoa di tengah-tengah hidup manusia.

Hari Minggu Prapaska ke 2

Kata Pembukaan :
Kalau Tuhan sudah memutuskan mau menghimpunkan kita semua dihadapan-Nya,maka dosa kita ,ketidak setiaan kita dan segala kekurangan kita dalam cinta kasih ,takkan dapat membatalkan perjanjian itu.Misteri dan anugereah itu telah ditunjukkan oleh Allah dalam wafat dan kebangkitan Kristus.Bagi kita yang berkumpul di sini dihadapan Yesus tinggallah tugas untuk bertahan dalam Tuhan.Kita pun diundang ikut serta dalam wafat dan kebangkitan-Nya sebab tanah air kita adalah surga.

Bacaan :
1. Kej 15 : 5-12,17-18 " Tuhan mengingkat perjanjian dengan Abraham yang setia."
2. Flp 3 :17-4:1 "Kristus akan menjadikan kita serupa dengan tubuh-Nya yang mulia."
3. Luk 9:28b-36 "Ketika sedang berdoa,berubahlah rupa wajah Yesus."

Antarbacaan :
R : Tuhanlah cahaya dan penyelamat ku.
* Tuhanlah cahaya dan penyelamat ku,siapa kan ku takuti?Tuhanlah benteng hidup ku,siapa kan ku gentari?

* Tuhan,dengarkanlah suara seruan ku,kasihanilah aku dan kabulkanlah doa ku.Seturut sabda Mu ku cari wajah Mu.

* Wajah Mu ku cari,ya Tuhan,janganlah hamba mu Kau tolak dengan murka.Sebab Engkau penolong ku,jangan membuang aku.

* Aku yakin akan merasakan kebaikan Tuhan selagi aku masih hidup.Berharaplah kepada Tuhan,teguhkan dan kuatkan hati mu.Berharaplah kepada Tuhan.

Penghantar Injil :
Dari awan yang bercahaya,terdengarlah suara Bapa"Inilah Putera kesayangan Ku.Dengarkanlah Dia."

Menghayati Ekaristi dalam Hidup
Atas dorongan Kristus dan sedakan Roh Kudus,umat Kristian beruba wajahnya lambat laun sepanjang sejarah.Sakramen-sakramen digunakan oleh Kristus sebagai kenyataan-kenyataan duniawi yang memancarkan nilai-nilai surgawi untuk mengubah wajah Gereja itu dengan menggoreskan garis-garis wajah ilahi.Hal ituy terjadi terutama dalam penciptaan baru atau pembaptisan,pengurapan dengan minyak krisma dan rezeki surgawi ekaristi.Ketiga sakramen ini menguduskan orang kristian dalam hidup baru,dimana ia ikut serta dalam karya penyelamatan dengan segala suka dan dukanya.

Hari Minggu Biasa Ke 6

Pembukaan :
Sering orang membangun hidup diatas wang,pangkat dan kemewahan.Tetapi Kitab Suci mengajar kita bahawa hal itu bukanlah yang baku di dalam hidup kita.Dan Yesus mengajak kita untuk melihat kenyataan dengan pandangan yang lain sekali.Didalam Kerajaan-Nya yang bahagia adalah kaum miskin dan mereka yang menderita demi Tuhan.Sebab Tuhanlah yang membuat kita bahagia.Semoga pertemuan bersama Tuhan ini semakin memperdalankan iman kita.

Pembacaan :
1. Yer 17:5-8 'Terkutuklah yang mengandalkan manusia.Terpujilah yang mengandalkan Tuhan."
2.1 Kor 15 : 12,16-20 "Jika Kristus tidak bangkit,sia-sialah imanmu".
3. Luk 6:17,20-26 " Berbahagialah orang miskin,celakalah orang kaya".

Antarbacaan - R : Berbahagialah orang yang berharap pada Tuhan.
* Berbahagilah orang yang tidak mengikuti nasihat orang berdosa,tidak menempuh jalan sesat dan tidak bergaul dengan kaum pencemooh!Tetapi yang suka akan hukum Tuhan dan mendaraskan siang dan malam.
* Ia bagaikan pohon di tepi aliran sungai,yang menghasilkan buah pada musimnya.Daunnya tak pernah layu,barang apa yang dihasilkan bermutu.
* Sebaliknya orang berdosa,merasa bagaikan sekam yang dihamburkan angin.Sebab Tuhan menjamin hidup orang jujur,tetapi hidup orang berdosa menuju kebinasaan.

Pengantar Injil :
Alleluia...Alleluia..Bersukacita dan bergembiralah sebab besarlah upahmu di surga.Alleluia.
____________________________________________

21.2.2010
Hari Minggu 1 Musim Puasa
1st Sunday of Lent

Kata Pembukaan
Masa Prapaska adalah masa mawas diri,masa pengendapan dan pertobatan,masa untuk menjadi lebih manusiawi untuk memperkembangkan iman,iaitu semakin menyedari bahawa Tuhan memperhatikan kita dan bahawa kita harus menanggapi hal itu dengan membuka diri,memberi kesempatan hidup kepada sesama kita.Bacaan-bacaan menhajak kita menyedari iman.Teladaan Musa,nabi Perjanjian Lama dan kata-kata Santo Paulus dapat kita jadikan batu ujian.

Pembacaan :
1. Ul 26 : 4-10 "Pengakuan iman umat terpilih."
2. Rm 10 : 8-13 " Pengakuan iman umat Kristian."
3. Luk 4:1-13 " Yesus di bawa oleh Roh ke padang gurun dan dicobai."

Pengantar Injil :
"Manusia hidup bukan dari makanan saja tetapi juga dari setiap sabda Allah."

Antarbacaan :
R : Dampingilah aku ya Tuhan dalam kesesakan.
* Hendaklah orang yang berlindung pada Allah yang mahatinggi,menikmati malam yang aman dalam naungan Tuhan.Hendaklah ia berdoa,"Ya Tuhan,Engkaulah pelindung dan pengusian ku,ya Allah ku,pada Mulah aku percaya."

* Engkau takkan ditimpa malapetaka dan kemahuan mu takkan diserang wabah.Sebab Allah akan mengutus malaikat-Nya untuk menjaga engkau ke mana engkau pergi.

* Mereka akan menatang engkau dengan tangan mereka,jangan sampai kaki mu tersandung pada batu,Singa dan harimau akan kau langkahi,ular dan naga akan kau injak-injak.

* Sebab Allah bersabda "Mengingat bahawa ia berpaut pada Ku, maka Aku akan menyelamatkannya;Aku akan menjadi pelindungnya,jika ia mengakui Aku,jika ia berseru kepada Ku,Aku akan menjawabnya.Aku akan tetap bersertanya dan membebaskan dia dari kesesakan dan Aku akan memuliakannya."

Menghayati Ekaristi dalam Hidup:
Kristus sendiri telah mengajar kita berdoa kepada Bapa agar jangan jatuh ke dalam godaan ( Luk 11;4,22,46).Tetapi bukankah kita setiap kali harus memperhitungkan itu?Hanya keyakinan akan tujuan akhir kita yang akan memberikan kekuataan untuk mengatasinya.Diperkuat oleh sabda Allah serta iman akan Kristus yang mengungguli penguasa dunia ini,maka kita akan hidup dengan dukungan Roh pembaptisan kita.

Hari Minggu Biasa ke 5 .(5th Sunday in Ordinary Time

Kata Pembukaan :
Hari ini kita diajak memperlihatkan panggilan dan perutusan dalam kerajaan Allah.Nabi Yesaya dipandang oleh Tuhan dan diutus mewartakan sabda Allah kepada umat Israel.Nelayan-nelayan sederhana di Danau Genesaret yang sedang bekerja bertemu denganm Yesus.Ia memberi tanda,iaitu penangkapan ikan yang berlimpah dan mereka meninggalkan segala-galanya untuk mengikuti Yesus.Sekalipun pandangan dan cita-cita mereka masih harus diperbaiki,sekalipun masih harus belajar banyak dari kegagalan-kegagalan,namun niat sudah ada.Bukan suatu persesuaian teoretis ataupun dialog yang menghasilkan persetujuan,melainkan suatu niat yang nyata dan hidup

Antarabacaan :
R : Dihadapan para malaikat aku bermazmur bagi Mu,ya Tuhan.
* Ya Tuhan,aku bersyukur kepada Mu dengan segenap hati.Aku bermazmur bagi Mu dihadapan para malaikat,Aku bersujud ke arah rumah Mu yang kudus.
* Aku memuji nama Mu kerana kasih setia Mu.Engkau mengagungkan nama dan janji Mu nelebihi segala sesuatu.Di kala aku berseru,Engkau mendengarkan daku.Engkau menambah kekuataan batin ku.
* Semua raja di bumi akan memuji Engkau ya Tuhan,bila mereka mendengar sabda Mu.Mereka akan memuliakan kedaulatan Tuhan",betapa agunglah kemuliaan Tuhan."
* ulurkanlah tangan Mu ya Tuhan tetap selama-lamanya,karya tangan Mu takkan gagal.

Pengantar Injil :
* Alleluai..Alleluia....
Mari,ikutlah Aku,sabda Tuhan dan kamu akan Ku jadikan penjala manusia...Alleluia...

Pembacaan :
1. Yes 6:1-2a,3-8
"Inilah aku....utuslah aku."
2. 1 Kor 15 :1-11
"Inilah yang kami wartakan dan inilah yang kamu imani."
3. Luk 5: 1-11 "Mereka meninggalkan segalanya dan mengikuti Yesus."

Menghayati Ekaristi dalam hidup
Bukan kerana kelemahan dan dosanya seorang Kristian merasa tak pantas untuk melaksanakan tugas nyata yang diserahkan Tuhan kepadanya.Andaikata Kristus hanya mengunakan orang-orang sempurna dan tanpa dosa untuk melanjutjkan perutusan-Nya maka rencana-Nya di dunia niscaya mengalami kegagalan total.Daya Injil bukanlah daya yang diberkan oleh si pewarta,melainkan datang dari Dia yang telah bangkit.Dialah warta gembiraorang-orang yang berdosa.Dan para pendosa itulah yang digunakanNya .Dan rahmat yang diteriam dengan jujur dan secara kstria yang akan mendapatkan kemenangan.untuk melaksanakan karya penebusan

Hari Raya Maria Bunda Allah


Antifon Pembukaan :-
* Salam Bunda yang suci,Bunda mulia Penguasa abadi yang memerintah surga dan bumi.

Kata Pembukaan :
Pada Bunda Maria yang indah adalah imannya dan bahawa ia terpilih menjadi Bunda Penebus.Bahwa ia terpilih menjadi Bunda Penebus.Bahwa ia terpilih dan menerima pilihan itu,memungkinkan Allah menjadi dan menerima pilihan itu,memungkinkan Allah menjadi Allah-Berserta-Kita,Emmanuel,dalam diri Yesus.Bagi Bunda Maria pun sebenarnya segala-galanya belum jelas.Namun ia menjawab juga,"jadilah pada ku menurut perkataan mu itu."Maka Bunda Maria adalah Bunda kita bersama.Perayaan Ekaristi pada tahun baru ini dapat pula merupakan jawaban kesanggupan kita kepada Tuhan.Dalam erti demikian kita dapat saling menyampaikan ,Selamat Tahun baru".

(Renungan>  Bacaan I - Bil 6:22-27)
'Mereka akan menyerukan nama Ku atas umat Israel dan Aku akan memberkati mereka."

Umat terpilih mengenal Allah lewat segala karya Nya>dengan karya itu Tuhan memperlihatkan siapakah Dia itu sebenarnya iaitu Allah yang memberi kehidupan (Kel 3:14).Dengan menyerukan nama dan kekuasaan Nya doa liturgi dalam bacaan ini memohon dengan perantaraan imam-imamnya agar berkenaan di hati Tuhan.

Antarbacaan -

R : Ya Allah,kasihanilah kami dan berkatilah kami.

*  Ya Allah,kasihanilah kami dan berkatilah kami,semoga cahaya wajah Mu menyinari kami,supaya jalan Mu dikenal dibumi dan keselamataan Mu diantara para bangsa.

* Kitanya suku-suku bangsa bersukacita dan bersorak-sorai sebab Engkau memerintah bangsa-bangsa dengan adil dan menuntun suku-suku bangsa diatas bumi.

* Kiranya para bangsa bersyukur kepada Mu,ya Allah,kiranya para bangsa semuanya bersyukur kepada Mu.Allah memberkati kita;kiranya segala hujung bumi takut akan Dia.

Renungan > Pembacaan II - Gal 4:4-7
'Tuhan mengutus PuteraNya yang dilahirkan oleh wanita."

Siapakah Tuhan itu,dapat kita lihat pada wajah Kristus dan maksud baik Nya.Dahulu kita adalah budak dosa tetapi kita dijadikan Nya putera dan puteri Bapa.Peranan Maria dalam hal ini tak dapat digantikan oleh orang lain.Sebab dialah 'Bunda Allah".Berkat Roh Kudus ia telah mengandung Putera Nya.

Pengantar Injil
* Alleluia...Alleluia...
Dahulu Allah bersabda berulang kali kepada leluhur kita melalui para nabi.tetapi kini Ia bersabda kepada kita dengan perantaraan Putera Nya sendiri.Alleluia....Alleluia...

Renungan > Pembacaan Injil - Luk 2:16-21
* Setelah delapan hari Puteranya itu diberi nama Yesus".
Barangsiapa menerima Kristus,menerima kabar gembira keselamataan.Para gembala adalah yang pertama.Allah menyatakan diri pada Yesus dan nama itu bererti Penebus (Mat 1;25).Bunda Maria,suri teladaan orang-orang yang berdoa,setapak demi setapak memasuki misteri nama itu.

Menghayati ekaristi dalam Hidup :
" Dengan perantaraan Kristus'kita peroleh rahmat dari Bapa yang kemuliaan Nya memancar pada wajah Kristus (2 Kor 4;6)Nama Yesus selanjutnya adalah nama yang dijunjung tinggi oleh umat Kristian.Seturut teladaan Bunda Maria yang membuka diri terhadap rahmat ketika diangkat menjadi Bunda penyelamat,hendaknya kita persilakan Kristus berkembang di dalam diri kita dengan menerima Nya secara penuh iman.Proses ini akan memakan waktu lama dan menuntut banyak ksabaraan.tetapi Bunda Maria akan membantu kita dengan perantaraannya sehingga kita akhirnya dapat memandang wajah Putera Bapa yang terkasih